Membisu.
3 bulan diakhir 2020.
Banyak hal terbuang ditahun ini. Banyak yang hilang namun terganti. Ada yang pergi ada pula yang kembali. Layaknya kisah tragis dalam drama tv, corona mengguncang bumi.
Dan aku tersadar, waktu berjalan tiada kesan.
Aku. Tak terkecuali. Bagai bom atom yang sering meledak dalam pikiran, ingin segera kuhilangkan. Teman menjadi suatu beban sekarang. Bagaimana bisa tahun ini menjadi tahun masalah bagi semua manusia. Duniaku hanya sekitar luas rumah dan jejaring dunia maya. Bercerita dan bermain hanya lewat internet, dikarenakan ada musuh yang tak kasat mata.
Wahai Tuhan..
Bisakah aku meminta akhir tahun ini diberi keajaiban ?
Ingin kehidupan kembali normal. Ingin mereka yang dilanda kekurangan segera mendapat kelebihan. Ingin yang sakit, kembali pulih dan bangkit.
Refleksi diri yang kulihat tiap kutatap wajahku dicermin.. ingatanku kembali ke masa kecil.
Dunia yang penuh sederhana namun aku bahagia didalamnya.
Lalu? Apa sekarang aku tak bahagia? Ucapku sambil menatap mukaku sendiri.
Bahkan sampai detik ini, rasa bahagia masih kucari.
Bukan.
Mungkin aku salah.
Mungkin aku belum sanggup menciptakan lagi.
Kepada mereka yang sedang memikul rasa kecewa, mungkin kita sama,
Mari berdoa.


0 komentar